Modest Style

Solusi ramah lingkungan untuk “tamu bulanan”

,

Alternatif unik untuk pengganti pembalut, diulas oleh Miranti Cahyaningtyas.

Gambar: Fotolia
Gambar: Fotolia

Sebagai wanita, kita tentu pernah merasakan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh “tamu bulanan”, baik secara fisik maupun psikis. Ada berbagai solusi yang dapat kita gunakan untuk menangani mengalirnya darah menstruasi selama masa-masa ini.

Pembalut sangat umum digunakan oleh wanita Indonesia dan biasanya menjadi pilihan utama. Tidak hanya mudah didapatkan, pembalut juga tersedia dalam beragam pilihan harga, mulai dari yang sangat terjangkau dan dapat dibeli secara grosir hingga yang lebih ‘elit’ dengan kandungan herbal dan harga cukup mahal. Cara pemakaiannya mudah saja: pilih ukuran dan jenis yang paling cocok untuk Anda dan lekatkan ke pakaian dalam. Terlepas dari penuh atau tidaknya, pembalut harus diganti setiap enam hingga delapan jam.

Lalu ada tampon. Karena pemakaiannya yang diselipkan ke dalam vagina, tampon memungkinkan pengguna bergerak lebih leluasa. Namun proses pembuatan yang lebih rumit dan ketiadaan produsen dalam negeri menyebabkan harga tampon menjadi jauh lebih mahal daripada pembalut biasa. Ketakutan bahwa tampon dapat mengganggu keutuhan selaput dara atau juga membuat tampon pilihan yang tidak terlalu populer di Indonesia. Jika Anda termasuk pengguna tampon, pastikan mengganti tampon setiap tiga jam.

Gambar:
Gambar: video Youtube What is a Mooncup?

Terakhir, ada cangkir menstruasi (menstrual cup). Tidak seperti pembalut maupun tampon, cangkir menstruasi tidak menyerap darah menstruasi namun hanya menampungnya. Jangan bayangkan ini seperti cangkir yang bergantungan di sela tungkai Anda. Cangkir ini terbuat dari bahan elastis, seperti lateks atau silikon, dan berbentuk seperti lonceng dengan ukuran lebih kurang sepertiga tangan wanita dewasa. Perangkat yang satu ini memiliki daya tampung tiga kali pembalut atau tampon. Seperti halnya tampon, cangkir menstruasi yang telah disterilisasi dipakai dengan cara diselipkan ke dalam vagina. Pengguna disarankan untuk mengosongkan cangkir setiap enam hingga delapan jam.

Meskipun awalnya terdengar janggal, cangkir menstruasi memiliki banyak kelebihan dibandingkan perangkat menstruasi lain. Mengingat kelembaban iklim Indonesia yang tinggi, iritasi yang disebabkan oleh pemakaian pembalut sangat mungkin terjadi. Selain itu, sebagian pembalut dan rata-rata semua tampon dibuat dengan kemampuan penyerapan ekstra untuk menghindari kebocoran. Namun akibatnya, penyerapan cairan berlebih ini dapat menyebabkan kekeringan di area kewanitaan yang dapat mengganggu kadar pH alami tubuh.

Dengan menggunakan cangkir menstruasi, Anda bisa mengucapkan selamat tinggal pada iritasi atau masalah-masalah mengganggu di daerah kewanitaan dan dapat menjalani hari-hari menstruasi seaktif biasanya. Tidak perlu lagi mengubah jadwal berenang, olahraga, apalagi membatalkan janji liburan dengan teman. Mungkin saja Anda malah lupa sedang menstruasi saking nyamannya area kewanitaan Anda tanpa rasa mengganjal.

Tidak perlu juga mengkhawatirkan terjaganya keutuhan hymen. Karena tidak seperti tampon yang harus dimasukkan sedalam mungkin ke liang vagina hingga menimbulkan kekhawatiran akan robeknya lapisan hymen, cangkir menstruasi justru diletakkan serendah mungkin agar kekedapannya – yang terbentuk dari segel yang diciptakan oleh cangkir dan dinding vagina – terjaga. Dengan demikian, kenyamanan Anda pun tidak terganggu.

Bukan itu saja manfaat dari cangkir menstruasi. Perangkat yang satu ini juga ramah lingkungan, karena cangkir dapat digunakan berulang kali selama sepuluh tahun sebelum Anda perlu menggantinya. Bayangkan betapa hematnya pengeluaran Anda dan betapa banyak berkurangnya sampah rumah tangga sulit diurai yang Anda berikan pada bumi setiap bulan.

Jadi, tertarikkah Anda mencoba cangkir menstruasi untuk “tamu bulanan” Anda?

Leave a Reply
<Modest Style