Modest Style

Indonesia darurat bencana kekerasan seksual pada anak

,

Gerakan SEMAI 2045 berusaha menggugah kepedulian masyarakat terhadap pemicu kekerasan seksual pada anak. Selengkapnya oleh Najwa Abdullah.

Beberapa bulan belakangan ini, Indonesia digemparkan oleh berita kekerasan seksual yang menimpa siswa taman kanak-kanak di salah satu sekolah internasional ternama di Jakarta. Pengusutan kasus ini masih terus berlangsung.

Publik pun semakin dikejutkan dengan bermunculannya serangkaian peristiwa lain seputarkekerasan seksual pada anak di berbagai daerah di Indonesia, di manakorbannya telah mencapai angka fantastis –puluhan hingga ratusan anak-anak Indonesia di bawah umur telah menjadi korban kekerasan seksual.

Sebenarnya apabila ditelisik lebih jauh, kasus-kasuskekerasan seksual pada anak telah terjadi dalam jangka waktu lama. Namun, kesadaran publik akan bahaya yang mengancam anak-anak Indonesiaini dapat dikatakan cukup lamban.

Orang yang mengkonsumsi pornografi dapat menjadi kecanduan.

Elly Risman, seorang psikolog dan pakar parenting,meyakini bahwa fenomena ini merupakan puncak permasalahan yang diakibatkan oleh pola pengasuhan yang buruk serta paparan teknologi yang tidak dikelola dengan baik. Ia sudah belasan tahun berjuang mengajak para orang tua Indonesia sadar bahwa anak-anak mereka sedang tumbuh di tengah bencana pornografi dan kekerasan seksual dan meyakini bahwa langkah penyelamatan harus dilakukan oleh semua pihak.

Bersama dengan komunitas ITB Motherhood, Yayasan Kita dan Buah Hati, Karisma Salman ITB serta Forum Indonesia Muda Bandung, Elly Risman menggalang kekuatan untuk bersatu melawan maraknya kekerasan seksual pada anak hingga membentuk sebuah gerakan bernama SEMAI (Selamatkan Generasi Emas Indonesia) 2045.

SEMAI 2045 melibatkan orang-orang dari berbagai usia, latar belakang dan status sosial. Tujuan dari gerakan ini adalah untukmengedukasi masyarakat seputar isupenyelamatan generasi muda Indonesia dari kepungan pornografi, kekerasan seksual, bullying, kesalahan pola asuh, dan tekanan dari lingkungan sekitar.

Koordinator Gerakan SEMAI 2045, Elma Fitria, menjelaskan, “Ini adalah sebuah upaya untuk menyelamatkan dan mengawal generasi emas, yaitu anak-anak dan remaja sekarang sehingga siap berkarya dan memimpin Indonesia tahun 2045, tepat 100 tahun Indonesia merdeka.”

“Gerakan ini netral, lintas agama, lintas komunitas, tidak berafiliasi pada politik manapun dan fokus pada upaya edukasi dan pendampingan.”

Gerakan SEMAI 2045 diluncurkan pada tanggal 14 Juni 2014 lalu dalam seminar akbar bertajuk “Melawan Bencana Kekerasan Seksual” di Bandung Trade Center (BTC), Bandung, yang dihadiri oleh Elly Risman sebagai salah satu pembicara.

“Isu utamanya adalah bahwa pornoakasi dan kekerasan seksual sekarang sudah jadi bencana. Ada di seluruh Indonesia, desa ataupun kota dan menyasar ke semua kalangan dengan berbagai cara,” jelas Elma.

Dalam seminar tersebut, dijelaskan juga mengenai bahaya pornografi bagi otak. Paparan pornografi selalu menjadi pemicu pornoaksi dan kekerasan seksual. Orang yang mengkonsumsi pornografi dapat menjadi kecanduan. Kecanduan ini dapat merusak bagian otak tertentu.

“Sedemikian rusaknya hingga pada tingkat tertinggi ia dapat melakukan incest (hubungan seks dengan anak kandung), pedofil (hubungan seks dengan anak kecil) atau hubungan seks dengan binatang,” jelas Elma lagi.

Bencana kekerasan seksual pada anak harus ditanggulangi oleh semua pihak: orang tua, pendidik, lingkungan, media dan pemerintah. SEMAI 2045 mengakomodasi langkah ini lewat salah satu programnya, Whisperer.

“Program ini memberdayakan orang di setiap daerah/komunitas menjadi relawan dan mentransformasikan relawan tersebut menjadi agent of change di daerahnya masing-masing,” ungkap Elma.

Berbagai program SEMAI 2045lain yang mengundang partisipasi masyarakat adalah riset, knowledge pool dan sekolah parenting.

“Saya ingin di tahun 2045 nanti, kita semua bisa tersenyum melihat anak-anak dan remaja kita tumbuh sedemikian sehatnya, sehingga kita bisa yakin telah menjalankan amanah pendidikan dan pendampingan dengan sebaik-baiknya,” tutur Elma.

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Gerakan SEMAI 2014 dan cara berpartisipasi, silakan kunjungi website resmi SEMAI 2045.

Leave a Reply
<Modest Style