Modest Style

Cara menyiasati penggunaan toilet umum

,

Ragu menggunakan toilet umum? Kiat-kiat berikut dapat membantu agar Anda tidak terlalu sering menahan buang air. Dibagi oleh Miranti Cahyaningtyas.

Gambar: Fotolia
Gambar: Fotolia

Sebagai wanita, tentunya kita pernah mengalami dilema terkait penggunaan toilet umum: apakah harus menahan buang air atau menguatkan tekad menghadapi kondisi toilet yang… bahkan tidak dapat digambarkan?

Sesekali mungkin tidak masalah menahan buang air sejenak, namun jika terlalu sering menahan buang air dalam waktu yang lama, hati-hati: alih-alih penyakit terkait gangguan kandung kemih dan usus menghinggapi Anda.

Lantas apa yang bisa kita lakukan agar tidak segan lagi menyegerakan diri buang air saat berada di tempat umum? Berikut di antaranya:

Selalu bawa tisu toilet untuk mengusap permukaan kloset duduk, memegang kepala pembasuh dan tombol penyiram. Lebih baik membawa sendiri tisu toilet di tas Anda karena tidak semua toilet umum menyediakan tisu. Jika masih belum yakin akan kebersihan toilet, Anda juga bisa melapisi permukaan kloset duduk dengan tisu setelah mengeringkan sisa air yang tercecer di atasnya.

Pilih tisu toilet tanpa silinder di tengahnya untuk meminimalisasi ruang di tas. Kemasan tisu berbentuk pipih lebih mudah disimpan serta dibawa-bawa.

Beli semprotan anti-bakteri­ untuk kloset. Bentuk botol semprotan ini kecil, lebih kurang sebesar botol pembersih tangan atau minyak angin aromaterapi. Semprotkan carian anti-bakteri ke permukaan kloset dan benda lain yang akan Anda sentuh, dan ratakan menggunakan tisu. Dengan cara ini, Anda jadi lebih yakin dengan kebersihan kloset yang Anda gunakan.

Pilih kloset jongkok bila memungkinkan untuk meminimalisasi sentuhan dengan benda-benda yang digunakan bersama dengan orang banyak.

Jika ternyata kloset jongkok tidak tersedia sementara Anda tidak “tega” menduduki permukaan kloset duduk, lakukan hal ini: posisikan tubuh seperti sedang duduk biasa, namun dengan bokong berjarak beberapa centimeter dari permukaan kloset. Sedikit melelahkan memang, namun cara ini lebih baik daripada jika tubuh Anda harus bersentuhan dengan benda yang tidak meyakinkan kebersihannya.

Sebisa mungkin selalu keringkan diri Anda dengan baik setelah membasuh daerah pribadi Anda agar daerah tersebut tidak lembab berlebihan dan menjadi sarang tumbuhnya bakteri.

Setelah menyelesaikan urusan pribadi di toilet umum, jangan lupa pula memastikan kenyamanan pengguna toilet berikutnya setelah Anda. Jangan biarkan permukaan kloset basah, mangkuk kloset tidak tersiram, tisu bertebaran dan lantai penuh tapak sepatu. Warga dunia yang berbudaya akan sama-sama berusaha menjadikan lingkungannya tempat yang nyaman bagi semua orang – termasuk toilet umum.

Leave a Reply
<Modest Style