Modest Style

5 salah kaprah istilah seputar Idul Fitri

,

Tahukah Anda arti “minal aidin wal faizin” dan “halal bihalal”?

2701 WP Eid by Shea (Fotolia)
Gambar: Fotolia

Perayaan hari raya Idul Fitri tentunya selalu diramaikan oleh berbagai kartu ucapan dan pesan singkat yang berisikan ucapan Lebaran dari para sahabat dan kerabat. Namun, di antara banyaknya ucapan Lebaran yang kita terima, tidak jarang terdapat berbagai istilah seputar Idul Fitri yang kurang tepat penggunaannya. Apa saja kesalahpahamanan istilah yang sering kita temukan di seputar Lebaran?

1. “Minal aidin wal faidzin” tidak setara dengan “mohon maaf lahir dan batin”

Salah satu ucapan Lebaran yang sering kita terima ialah ucapan “minal aidin wal faidzin”. Banyak yang beranggapan bahwa ucapan tersebut mengandung arti “mohon maaf lahir dan batin” sehingga sering diucapkan saat bersalam-salaman di hari kemenangan. Padahal

ucapan “minal aidin wal faidzin” artinya adalah “orang-orang yang kembali dan menang”.

2. “Minal aidin wal faidzin” atau “minal aidzin wal faidzin”?

Selain pemahaman dan penggunaan yang kurang tepat, kesalahan istilah “Minal aidin wal faidzin” juga seringkali ditemukan dalam ejaannya. Ejaan yang tepat ialah “aidin” dengan pelafalan “d”, sedangkan “aidzin” dilafalkan “z”.

Istilah ini berasal dari kalimat “Ja alanallahu wa iyyakum minal aidin wal faidzin” (semoga Allah menjadikan kami dan anda sebagai orang-orang yang kembali dan menang). Inilah kalimat lengkap yang lebih baik diucapkan saat Idul Fitri, karena “minal aidin wal faidzin” saja bukan kalimat yang lengkap, kurang bermakna dan tidak mengandung doa. Atau alternatifnya, Anda juga dapat mengucapkan…

3. Taqabalallahu minna wa minkum

Meski istilah “Minal aidin wal faidzin” merupakan salah satu ucapan yang paling sering diucapkan ketika bersalam-salaman saat shalat Idul Fitri telah usai, sebenarnya ucapan “Taqabalallahu minna wa minkum” (Semoga Allah menerima amal ibadah Ramadhan kami dan kalian) adalah yang disunnahkan oleh Rasul (SAW).

4. Happy Eid Mubarak!

Saya cukup banyak menemukan “Happy Eid Mubarak” dalam ucapan Lebaran dari teman-teman saya. Saat membaca ucapan tersebut, saya sedikit tergelitik untuk berkomentar, karena “Eid Mubarak” sendiri sudah menjadi ucapan yang lengkap dalam bahasa Arab. Sehingga, “Happy Eid Mubarak” hanya memberi arti perulangan “Selamat selamat Idul Fitri”.

5. Halal bihalal

Halal bihalal merupakan salah satu acara kesukaan saya, dimana saya dapat berkumpul dengan keluarga besar dan orang-orang terdekat. Sebagian orang beranggapan bahwa halal bihalal merupakan tradisi Idul Fitri yang umum dilakukan umat Muslim di seluruh dunia. Namun tahukah Anda, bahwa istilah halal bihalal hanya diterapkan pada acara silaturahmi yang di Indonesia saja?

Menurut Profesor Dr. Quraish Shihab, asal-usul istilah halal bihalal kurang jelas, namun ia merupakan tradisi yang sangat baik untuk “mengamalkan ajaran Islam tentang keharusan saling memaafkan [dan] saling menghalalkan kehilafan antar sesama manusia”.

Leave a Reply
<Modest Style