Modest Style

Gangguan Gaya Hidup Menjadi Isu Kesehatan Utama di Dunia Arab

,
 [Gambar dari file] Orang-orang menunggu pesanannya di gerai makanan cepat saji di Dubai, tanggal 27 April, 2009. Jika bukan makanan berlemak, maka kurangnya olahraga—atau mungkin dua-duanya. Makin banyak orang Arab yang tinggal di negara-negara teluk yang makmur menderita penyakit gaya hidup, khususnya obesitas dan diabetes. Pemerintah yang risau sekarang bergerak cepat untuk melawan budaya makanan cepat saji berkalori tinggi yang mencengkeram bangsanya, meluncurkan acara sadar nutrisi, mendukung anak-anak untuk belohargara dan menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan di mall-mall dan pusat perbelanjaan. Foto AFP/ Marwan Naamani
[Gambar dari file] Orang-orang menunggu pesanannya di gerai makanan cepat saji di Dubai, tanggal 27 April, 2009. Jika bukan makanan berlemak, maka kurangnya olahraga — atau mungkin dua -duanya. Makin banyak orang Arab yang tinggal di negara-negara Teluk yang makmur menderita penyakit gaya hidup, khususnya obesitas dan diabetes. Pemerintah yang risau sekarang bergerak cepat untuk melawan budaya makanan cepat saji berkalori tinggi yang mencengkeram bangsanya, meluncurkan acara sadar nutrisi, mendukung anak-anak untuk belohargara dan menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan di mall-mall dan pusat perbelanjaan. Foto AFP/ Marwan Naamani

PARIS, 20 Januari 2014 – Penyakit jantung dan stroke telah menggantikan peyakit menular sebagai penyebab kematian dini utama di dunia Arab, mengikuti tren yang terjadi di dunia Barat akan gangguan gaya hidup, The Lancet melaporkan pada hari Senin.

Konsorsium ilmuwan internasional membandingkan kondisi kesehatan di 22 negara Liga Arab pada tahun 1990 dan 2010, dengan menggunakan data dari studi yang sangat luas – laporan the 2010 Global Burden of Diseases (Beban Penyakit Global 2010).

Pada tahun 1990, infeksi pernapasan memimpin daftar tersebut, dengan mencakup 11 % dari seluruh kematian, sedangkan keguguran dan gizi buruk juga banyak ditemukan dalam daftar kematian.

Masalah ini masih ada di negara-negara miskin seperti Comoros, Djibouti, Mauritania, Somalia, dan Yaman, temu penyelidik.

Tapi secara keseluruhan, penyakit menular – kecuali HIV – telah menyurut, menurut penjelasan studi tersebut.

Pada tahun 2010, penyebab pertama kematian di negara-negara Arab adalah penyakit jantung, yang telah terimplikasi sebanyak 14,3% dari jumlah kasus yang ada. Pada tahun 1990, penyakit jantung berada dalam urutan kedua.

Berikutnya yang ada dalam daftar mortalitas adalah stroke, diikuti dengan infeksi pernapasan, diare, diabetes, cedera kecelakaan, dan sirosis, secara berurutan.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa depresi, kecemasan, kekerasan dalam rumah tangga, sakit punggung dan leher sebagai sumber gangguan kesehatan yang umum dan berkembang –semua adalah pertanda bahwa jazirah Arab tengah mengalami “transisi epidemiologis yang sangat besar”.

“Memang, profil epidemiologis ini sangat mirip dengan yang ada di Eropa barat, Amerika Serikat, dan Kanada”, katanya.

“Hari ini, gangguan yang berkaitan dengan penggunaan obat-obatan dan alkohol lebih banyak menyebabkan kematian dan kecacatan dini di dunia Arab dibanding dua dekade yang lalu.”

“Cedera akibat kecelakaan juga semakin bertambah,” tambahnya.

“Jazirah Arab juga telah melihat peningkatan pesat dalam cedera yang berkaitan dengan kekerasan interpersonal dan tindakan membahayakan diri sendiri, namun ada penurunan dalam cedera karena api, tenggelam, dan keracunan.”

Di luar perubahan tersebut, “dunia Arab telah membuat kemajuan yang hebat” dalam meningkatkan angka harapan hidup dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi, katanya.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa sumber materinya dibuat sebelum sebagian peristiwa pemberontakan di Arab.

Di beberapa negara, kerusuhan bisa berdampak besar bagi kesehatan, kata penulisnya.

“Banyak kesuksesan yang kami laporkan di sini kemungkinan sekarang hilang karena perang dan terjadinya kelangkaan pelayanan kesehatan seperti sanitasi dan program pengawasan dan imunisasi yang menyebabkan wabah penyakit.”

Leave a Reply
<Modest Style