Modest Style

Digelar di Indonesia, Miss World Hapus Sesi Bikini

,
Seorang wanita muslim duduk di depan sejumlah turis asing yang berbikini di pantai Kuta, Bali (6/6/13). AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA
Seorang wanita muslim duduk di depan sejumlah turis asing yang berbikini di pantai Kuta, Bali (6/6/13). AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA

Para peserta kontes kecantikan Miss World tahun ini tidak akan berparade dalam balutan bikini demi menghindari timbulnya protes di masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim. Demikian konfirmasi pihak penyelenggara.

Sebanyak 137 wanita yang ambil bagian dalam kontes September mendatang akan mengganti bikini dengan busana yang lebih konservatif, seperti sarung tradisional, dalam sesi busana pantai.

Kontes ini akan diselenggarakan di pulau wisata Bali. Di sana, jutaan turis asing datang berbondong-bondong dan pantai-pantainya sesak oleh para wanita yang berjemur dengan pakaian renang minim.

Namun, Ketua Miss World Organization, Julia Morley, menegaskan tidak ada seorang peserta kontes pun yang akan mengenakan bikini.

‘Saya tidak mau membuat marah siapa pun dalam situasi di mana kami dianggap bersikap tidak hormat,’ ujarnya kepada AFP dari London.

‘Kami menghargai semua negara yang ikut serta dalam kontes ini,’ ungkapnya, seraya menambahkan belum ada keputusan final mengenai busana pengganti bikini.

Langkah hati-hati yang diambil penyelenggara Miss World tahun ini diduga terkait dengan sejumlah rencana pementasan musik di Indonesia yang memicu kontroversi karena busana penyanyinya dianggap tidak sopan.

Tahun lalu, bintang pop Lady Gaga terpaksa membatalkan konsernya di Indonesia setelah kelompok muslim garis keras mengancam akan membakar gedung konser dan mengecamnya karena hanya akan mengenakan ‘bra dan celana dalam’.

Penyanyi Beyonce dan band The Pussycat Dolls juga diminta untuk berpakaian sopan sebelum tampil di negara berpenduduk mayoritas muslim terpadat di dunia itu.

Kontes Miss World mendatang, yang akan diadakan di luar Jakarta, tepatnya di Bali dan Bogor, telah menimbulkan kemarahan. Badan ulama muslim tertinggi di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI), bahkan telah bersiap untuk menempuh upaya demi menuntut pembatalannya.

Ulama MUI Muhyidin Djunaedi menuduh acara ini ‘menampilkan hedonisme, materialisme dan konsumerisme’. Menurutnya, para kontestan Miss World bukan panutan yang baik bagi anak muda muslim.

Walau demikian, pihak penyelenggara menegaskan keputusan untuk menghilangkan bikini telah diambil sejak perjanjian awal saat Indonesia terpilih menjadi tuan rumah. Meski diprotes banyak pihak, keputusan tersebut tidak akan diubah.

‘Kami telah mendiskusikan sesi busana pantai dengan Organisasi Miss World di London tahun lalu, bahkan sebelum kami setuju menjadi tuan rumah, karena kami tahu ini akan menjadi isu sensitif di Indonesia,’ tutur Nana Putra dari grup media MNC, stasiun TV lokal sekaligus pemegang hak siar resmi acara Miss World di Indonesia.

Leave a Reply
<Modest Style