Modest Style

Balap sepeda Tour de Singkarak membawa Indonesia ke pentas dunia

,

Sumatera Barat bersiap menjadi tuan rumah lomba balap sepeda tahunan yang akan dimulai segera. Oleh Najwa Abdullah.

Ibu kota Sumatera Barat, Padang, mendapat keistimewaan sebagai titik keberangkatan Tour de Singkarak (TDS) 2014, kompetisi bersepeda internasional keenam yang menawarkan pengalaman alam penuh tantangan. Pada kesempatan sebelumnya, pergelaran olahraga ini telah menarik sejumlah pesepeda terbaik dunia dan wisatawan ke Indonesia serta berhasil membawa kemeriahan di provinsi ini.

Kompetisi tahun ini akan lebih meriah daripada tahun-tahun sebelumnya dengan adanya persaingan ketat antara tiga juara sebelumnya: Oscar Pujol (Spanyol), Amir Zargari dan Ghader Mizban (Iran). Sejak tanggal 7-15 Juni, mereka akan berpastisipasi dalam balapan panjang yang terdiri dari 1.250 kilometer mengarungi jalan setapak di sekitar Danau Singkarak yang mendatar dan jalan mendaki pegunungan yang tersebar di 18 kota di Sumatra Barat.

Perlombaan ini sendiri akan dibagi ke dalam sembilan tahap dengan jarak mulai dari 89 hingga 168 kilometer.

Mengikuti sukses tahun-tahun sebelumnya, TDS 2014 didukung penuh oleh pemerintah setempat dalam rangka meningkatkan popularitas Sumatera Barat di kalangan masyarakat dunia. Dengan paduan mengagumkan nilai-nilai keislaman yang tertanam kuat dalam tradisi asli, bentangan gunung berapi dan pantai-pantai mempesona, Sumatera Barat merupakan salah satu kekayaan alam dan warisan budaya Indonesia yang berharga.

Dalam upaya menempatkan Sumatera Barat ke dalam peta wisata dunia, pemerintah setempat telah melaksanakan pembangunan prasarana jauh sebelum dimulainya kompetisi ini, bekerja sama dengan berbagai perusahaan nasional dan masyarakat setempat. Hal ini menegaskan kesiapan mereka dalam menyambut ratusan partisipan yang terbagi ke dalam sepuluh tim dari daratan Eropa dan enam tim nasional Asia yang terdiri dari 23 negara: Indonesia, Malaysia, Tunisia, Selandia Baru, Thailand, Australia, Iran, Singapura, Argentina, Spanyol, Taiwan, Uni Emirat Arab, Brunei Darussalam, Belanda, Korea Selatan, Amerika Serikat, Uzbekistan, Mongolia, Inggris, Filipina, Maroko, Moldova, dan Jepang.

Selain memperkuat hubungan antarbudaya dan mempromosikan keindahan daerah, TDS 2014 juga diharapkan dapat membawa olahraga bersepeda ke tingkat yang lebih tinggi di Indonesia. Dilihat dari antusiasme luas dan tanggapan positif yang berdatangan baik dari masyarakat lokal dan internasional, dengan adanya TDS 2014 kegiatan bersepeda diharapkan akan menjadi tren baru dalam dunia olahraga dan gaya hidup di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut tentang acara ini, sila kunjungi situs resmi Tour de Singkarak.

Leave a Reply
<Modest Style