Modest Style

80.000 Orang Shalat di Al-Aqsha pada Jumat Pertama Ramadhan

,
Umat Islam Palestina shalat berjamaah di Kubah Shakrah (Dome of Rock) di kompleks Masjid Al-Aqsha, Yerusalem, saat shalat Jumat pertama di bulan Ramadhan tanggal 12 Juli 2013. Foto AFP / AHMAD GHARABLI
Umat Islam Palestina shalat berjamaah di Kubah Shakrah (Dome of Rock) di kompleks Masjid Al-Aqsha, Yerusalem, saat shalat Jumat pertama di bulan Ramadhan tanggal 12 Juli 2013. Foto AFP / AHMAD GHARABLI

YERUSALEM, 12 Juli 2013 (AFP) – Sekitar 80.000 umat muslim menghadiri ibadah shalat Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsha, Yerusalem, di Jumat pertama bulan Ramadhan, polisi Israel menyebutkan.

‘Terdapat hampir 80.000 jamaah yang hadir,’ juru bicara polisi Micky Rosenfeld menyampaikan kepada AFP.

Terjadi  aksi dukungan damai untuk Presiden Mesir Muhammad Mursi yang telah digulingkan, melawan panglima angkatan bersenjata Abdul Fattah al-Sisi.

Kaum perempuan membawa bendera Palestina dan Mesir juga poster-poster bertuliskan ‘Enyahlah Sisi! Mursi adalah sang presiden’ dan ‘Yerusalem mendukung legitimasi dan menentang kudeta’.

Lebih dari 3.000 polisi Israel dikerahkan di tembok Kota Tua, di mana kompleks berada, dan sisanya ditempatkan di timur Yerusalem.

Pihak berwenang Israel mengendurkan larangan standar untuk memasuki Yerusalem untuk penghuni Tepi Barat namun membatasi masuknya kaum lelaki ke kompleks Al-Aqsha hanya untuk mereka yang berusia 40 tahun ke atas.

Situs itu menjadi tempat Kubah Batu dan masjid Al- Aqsha, tempat suci ketiga dalam Islam.

Dalam dispensasi Ramadhan, pihak militer memperpanjang jam dibukanya titik perlintasan dari Tepi Barat dan mengizinkan mereka yang berusia di atas 60 tahun untuk memasuki area tanpa izin masuk wajib seperti biasanya.

Warga Palestina dari Tepi Barat dan Jalur Gaza biasanya dilarang melintas dari Israel dan dari timur Yerusalem, yaitu yang dikuasai negara Yahudi dalam perang Enam-Hari tahun 1967 dan kemudian secara sepihak diduduki.

Leave a Reply
<Modest Style