Modest Style

4 Topik Bahasan Sebelum Si Kecil Bersekolah Kembali

,

Isra Hashmi menyarankan empat topik untuk dibahas bersama anak-anak menjelang akhir liburan sekolah.

Putri Isra, Salma (4), berlatih menulis namanya untuk menyiapkan diri sebelum masuk Taman Kanak-kanak
Putri Isra, Salma (4), berlatih menulis namanya untuk menyiapkan diri sebelum masuk Taman Kanak-kanak

Kehebohan kembali ke sekolah telah mencapai puncaknya. Dengan berakhirnya liburan, persiapan untuk sekolah pun memanas. Orangtua sibuk berbelanja perlengkapan sekolah dan pakaian baru. Anak-anak tak sabar bertemu dengan teman-teman mereka lagi serta guru baru mereka.

Ada juga kebutuhan khusus bagi para siswa muslim yang harus menjadi bagian dari daftar-kembali-ke-sekolah setiap orangtua muslim. Hal ini terutama penting jika anak Anda tidak belajar di sekolah khusus Islam.

Mulailah percakapan ini dengan anak-anak Anda ketika mereka masih kecil, sehingga membahas hal ini akan lebih mudah saat mereka tumbuh dewasa.

1. Nama

Latihlah anak Anda menulis nama mereka beberapa kali saat liburan sehingga mereka nyaman mengatakan dan mengeja namanya. Ajarilah mereka untuk menyebut nama mereka dengan benar sehingga mereka dapat mengajari orang lain untuk mengatakannya dengan benar  juga.

Pada liburan ini, saya membuat sebuah buku catatan untuk masing-masing anak saya supaya mereka dapat mencurahkan waktu lima menit setiap hari menulis nama mereka beberapa kali. Anak saya yang berusia dua tahun mengikuti coretan huruf-huruf yang saya tulis. Anak saya yang berumur empat tahun segera mempelajari nama panggilan dan nama keluarganya. Anak saya yang berumur tujuh tahun menulis namanya dengan lengkap, termasuk nama tengahnya, dan akan segera berlatih menulis sambung. Sesuaikan kegiatan ini dengan kemampuan anak Anda.

2. Makanan

Ajaklah anak-anak ke toko bahan makanan untuk menunjukkan kepada mereka makanan yang boleh dan tidak boleh mereka makan. Selain membicarakannya dengan guru anak Anda, ajari anak untuk belajar sendiri apa yang boleh dimakan. Sering kali, keluarga lain mungkin membawa makanan atau menggelar pesta di kelas dan akan berguna jika anak dapat dengan cepat mengidentifikasi makanan yang mereka tidak boleh mereka makan.

3. Pakaian

Jauh sebelum anak-anak Anda mulai sekolah, lakukan diskusi dengan kepala sekolah atau guru mereka tentang jenis pakaian yang dikenakan anak-anak Anda. Jika putri Anda sudah mulai mengenakan kerudung atau putra Anda memakai celana pendek yang lebih panjang untuk pelajaran olahraga, ada baiknya memberitahu sekolah tentang hal ini. Berbicaralah secara terbuka dengan anak-anak Anda tentang pakaian mereka dan apa yang mungkin mereka lihat dikenakan oleh teman-teman mereka yang non-muslim.

4. Interaksi sosial

Untuk anak perempuan dan anak laki-laki yang memasuki sekolah menengah, inilah percakapan yang harus dimulai sejak kecil dan tidak pernah berakhir. Sebagai orangtua, kita harus membuat anak-anak kita merasa nyaman berbicara kepada kita tentang hal-hal yang mereka lihat di sekolah, sehingga kita lebih mampu untuk membimbing mereka ke arah nilai-nilai dan keyakinan kita sebagai umat Islam. Untuk para ‘ABG’, Anda dapat mendiskusikan dalam pertemuan orangtua-guru tentang keinginan yang mungkin Anda miliki untuk memisahkan perempuan dan laki-laki dalam situasi sosial tertentu.

Kembali ke sekolah adalah waktu yang tepat untuk mempelajari siapa kita dan apa yang kita yakini.

Isra Hashmi adalah ibu tiga anak yang tinggal di Boston yang bertekad membesarkan anak-anaknya untuk mencintai Allah, bukan selain-Nya. Dia adalah pendiri dan editor facebook.com/SimpleMuslimFamily.

Leave a Reply
<Modest Style